Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Oktober 2010

Jones Batal Bakar Quran Karena Hadiah Mobil?

Pemimpin sebuah sekte evangelis kecil di Florida, Terry Jones, menggegerkan dunia saat mengkampanyekan ‘International Burn a Quran Day' atau 'Hari Pembakaran Al Quran Sedunia' untuk memperingati tragedi 11 September. Tak hanya umat muslim yang marah dibuatnya, jutaan pemeluk agama lain di seluruh dunia pun mengutuk rencana itu.

Pembakaran akhirnya batal dilakukan, meski Jones berdalih rencana itu ditangguhkan hingga ada kesepakatan "barter" dengan pemindahan lokasi rencana pembangunan Islamic Center di dekat Ground Zero di New York.

Kini, Jones kembali bikin sensasi. Ia dikabarkan menagih mobil yang dijanjikan seorang dealer mobil. Apa hubungannya?

Adalah Brad Benson, penjual mobil di New Jersey yang pernah mengiming-imingi Jones sebuah mobil baru jika ia tak jadi membakar Quran. Ini dinyatakan Benson dalam sebuah iklan yang unik di radio. Namun, Benson tak mengira iklan itu bakal ditanggapi serius. Dia terkejut alang-kepalang ketika suatu hari seorang perwakilan Jones menelepon dan menagih Hyunday Accent 2011 seharga US$14.200 kepadanya.

"Kata mereka, kecuali aku beriklan palsu, mereka ingin mengambil hadiah mobil yang dijanjikan," kata Benson seperti diberitakan Associated Press, Sabtu, 16 Oktober 2010.

Awalnya, Benson ragu dan menyangka itu adalah telepon hoax belaka. Iseng, Benson lalu meminta agar Jones mengirimkan foto kopi surat izin mengemudinya.

Dan eh, benar saja, tak lama kemudian ia dikirimi SIM Terry Jones.

Padahal, kata Benson, sebenarnya ketika itu dia hanya beriklan menawari Jones menggunakan mobil anyar itu gratis selama setahun saja, bukan memberikannya. "Saat itu aku pikir hal itu yang terbaik untuk bangsa ini," katanya.

Namun, Benson memilih mengalah. Dia relakan mobil itu berpindah tangan.
Alasan utamanya, dia tak mau dikait-kaitkan dengan sepak-terjang pemimpin sekte radikal itu. Dia juga mengaku terpaksa melakukannya, sebab berdasarkan jajak pendapat yang ia lakukan, 2.600 pendengar radio berpendapat bagaimanapun dia harus menepati janji.

Bagaimana dengan Jones sendiri? Benarkan dia membarter rencana sintingnya demi sebuah Hyundai?

Tentu saja ia membantah. Kata Jones, mobil bukan alasan. Ia berdalih baru mengetahui adanya tawaran itu beberapa minggu setelah 11 September.
Kata dia, mobil itu akan ia sumbangkan kepada sebuah organisasi yang membantu proses pemulihan wanita muslim yang menjadi korban kekerasan. "Kami tidak ingin menarik keuntungan dari ini. Mobil itu bukan untuk kami ," kata dia kepada AP.

Jones harus mengambil sendiri mobil itu di South Brunswick setelah mengisi beberapa dokumen. Belum diketahui kapan mobil akan diserahterimakan.

Selasa, 18 Mei 2010

Pembangunan Masjid Diprotes di New York

Sebuah rencana ambisius untuk membangun sebuah masjid di dekat Ground Zero di New York telah membuat marah warga kota itu. Ground Zero merupakan sebutan untuk lokasi bekas menara kembar yang runtuh ditabrak dua pesawat teroris dalam serangan 11 September 2001.

Para pendukung proyek itu mengatakan, rencana pembangunan pusat Islam yang berupa gedung bertingkat tersebut akan mengubah citra jalan Manhattan dan cara orang Amerika berinteraksi dengan umat Islam, sejak hampir 3.000 orang tewas dalam serangan pada 11 September itu. Telegraph, Senin (17/5/2010), melaporkan, masjid itu akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, teater, dan tempat penitipan anak, serta terbuka bagi semua pengunjung demi menunjukkan bahwa umat Islam merupakan bagian dari komunitas Amerika, bukan merupakan elemen masyarakat yang terpisah.

Namun, karena lokasi masjid yang diusulkan tersebut hanya sejengkal dari lubang menganga Ground Zero, rencana itu kontan bikin marah sejumlah warga lokal. "Kemarahan berlanjut," tulis situs web www.nomosquesatgroundzero.wordpress.com dengan gambar close-up retuntuhan Twin Towers.

Dalam situs itu dikatakan, keberadaan pusat Islam itu akan "memberi bayangan tidak sopan atas Ground Zero". Yang lain membandingkan ide itu dengan membangun sebuah pusat budaya Jerman di Auschwitz. "(Itu sama dengan) meludahi wajah setiap orang yang tewas pada 9/11," tulis Blitz, yang mendeskripsikan dirinya sebagai harian antijihad.

Tingkat kemarahan itu tidak biasa di antara warga New York yang menyalahkan Islam ketimbang hanya Al Qaeda atau kelompok militan lain atas peristiwa 9/11 dan konfrontasi global terhadap Amerika Serikat. "Ini merupakan lingkungan yang salah untuk membangun masjid," kata Scott Rachelson (59) saat ia pergi ke kantornya. Rachelson, yang bekerja dengan orang-orang yang mencari kompensasi terkait kerusakan atas serangan 9/11, mengatakan, hidupnya berubah selamanya sejak hari ketika dua pesawat yang dibajak menabrak Manhattan.

"Saya di sini. Bagi saya, dan semua orang yang ada di sini, kami mengalami gangguan stres pascatrauma," katanya. "Rasanya seperti baru saja kemarin."

Seorang wanita yang tinggal di apartemen di sebelah rencana lokasi masjid itu mengatakan, dia tidak bisa menerima proyek tersebut. "Saya berbohong jika saya mengatakan itu tidak membuat saya sedikit gugup," kata Jennifer Wood (36) saat ia membawa anaknya berjalan-jalan.

Sabtu, 01 Mei 2010

Asteroid Misterius Saat Ini Sedang Mendekati Bumi

Sebuah obyek luar angkasa misterius yang dinamakan 2010 AL30 diketahui tengah mendekati dan menuju Bumi. Pada Kamis (13/1/2010), benda yang diduga asteroid ini diperkirakan akan mencapai titik terdekat di Bumi, yaitu sepertiga jarak Bumi-Bulan.

Obyek yang diperkirakan berukuran 18 meter ini tengah menjadi perhatian astronom dunia. Seperti dilaporkan Discovery, meskipun diketahui terus mendekat ke Bumi, asteroid ini tidak menimbulkan ancaman langsung.

Pada Kamis, batu angkasa ini akan berada di jarak 130.000 kilometer dari Bumi atau sekitar sepertiga dari jarak Bumi ke Bulan. Sangat jarang ada obyek seperti asteroid yang berada pada jarak sedekat ini sebelumnya. Masih belum bisa dipastikan apakah obyek angkasa ini betul asteroid atau bukan. Penemuan 2010 AL30 terbilang sangat baru, yaitu 11 Januari lalu.

Beberapa ahli berpendapat, berdasarkan karakteristik bentuk orbit dan jangka waktu evolusi mengelilingi matahari yang serupa dengan Bumi, diyakini bahwa benda angkasa itu adalah sampah antariksa yang kebetulan mengorbit jauh dari astmosfer Bumi. Namun, pendapat tersebut dibantah oleh Alan W Harris, peneliti senior dari Space Science Institut, AS, karena 2010 AL30 tidak terlihat artifisial.

"Orbitnya tidak menyerupai lintasan bekas pesawat angkasa," ujarnya. Menurutnya, benda angkasa ini layaknya asteroid yang memotong lintasan Bumi lainnya. Hanya, kebetulan, orbitnya sempurna, yaitu menyerupai Bumi.

Kepastian bahwa benda ini asteroid atau bukan hanya bia dipastikan pada Kamis nanti, yaitu saat benda ini mendekati Bumi. Radar Goldstone milik NASA yang berada di Gurun Mojave dijadwalkan akan mengidentifikasi benda ini pada Rabu (13/1/2010). Pantulan gelombang yang ditembakkan ke benda ini akan memastikan wujudnya.

Terlepas pro dan kontra mengenai wujud benda ini sebenarnya, Andera Boattini dari Catalina Sky Survey mengatakan, kemunculan 2010 AL30 merupakan ujian dari sistem mitigasi di Bumi dalam menghadapi ancaman asteroid yang mungkin saja menghujam Bumi. Untungnya, meskipun mengarah ke Bumi, benda angkasa seukuran ini relatif tidak membahayakan penduduk. Sebab, kalaupun menabrak Bumi, benda yang kekuatan ledakannya setara bom atom kecil ini akan langsung hancur begitu menyentuh atmosfer.

Hingga hari ini, Spaceweather merilis, setidaknya ada 1.092 asteroid yang memiliki potensi menabrak Bumi. Ukuran panjangnya bermacam-macam, mulai dari yang kecil, yaitu 18 meter seperti 2010 AL30 hingga 1,4 kilometer macam 24761 Ahau yang kini berada masih jauh dari Bumi.